Dri - Fit
Dri fit merupakan bahan kaos olahraga yang paling diminati. dri-fit terbuat dari campuran polyester, spandex dan nilon. Dri Fit memiliki sifat lentur dan padat.
Bahan Dri Fit biasa digunakan untuk baju olahraga karena bahan ni berpori yang bersifat agar tetap kering. Seperti halnya untuk bola / futsal, lari jarak jauh, tennis, dan golf.
Cotton Combed
'Cotton' artinya kapas.
Sifatnya yang menyerap keringat, halus, dan relatif sejuk, membuat bahan ini cocok untuk dipakai saat suasana santai ataupun semi formal.
Bahan cotton combad ini dibedakan menurut ketebalannya:
* cotton combad 20’s
* cotton combad 30’s
* cotton combad 40’s
Semakin tinggi nilainya S nya, berarti kain tersebut semakin tipis.
Namun ada juga yang menentukan tebal dan tipisnya , kain yaitu gramasi.
Berdasar pengetahuan yang kami tahu, semakin tinggi nilai gramasi maka semakin tipis kain tersebut.
Bahan kain ini biasanya cocok digunakan untuk T-shirt dan Sweater.
Cotton Carded
Sekilas hampir sama dengan cotton combad namun bahan ini memiliki serat benang kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata. Sifat bahan ini juga dapat menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.
Bahan kain ini biasanya cocok digunakan untuk T-shirt dan Sweater.
Cotton Pique / Lacoste
Bahan cotton pique juga terbuat dari kapas sehingga dapat menyerap keringat. Bahan ini merupakan bahan yang dirajut dan bercorak. Sifat rajutan tidak rapat, bertexture, bulat kotak dan segitiga. Bahan ini cocok untuk tampilanyang terlihat rapi tapi tetap terlihat fresh sepeti Polo Shirt / Wangki.
TC (Testoterone Cotton)
Bahan ini merupakan bahan campuran dari dari Cotton 35 % dan Polyester (Testeron) 65%. Bahan ini sifatnya tidak dapat menyerap keringat dan cenderung panas. Kelebihannya jenis bahan TC lebih “shrinkage” artinya bahan ini tidak susut ataupun melar meskipun sudah dicuci berkali-kali.
Bahan kain ini biasa digunakan T-shirt olahraga.
CVC ( COTTON VISCOSE )
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45%Viscose . Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.
Viscose adalah serat buatan pertama yang diperkenalkan dalam produksi tekstil. Viscose mempunyai sifat-sifat yang sangat bagus, yang dapat dimodifikasi dan dioptimalkan untuk aplikasi tekstil dan bahan bukan tenunan yang berbeda. (www.pt-spv.com, 2009).
SeratViscose adalah partner pencampuran yang ideal untuk beberapa jenis serat lainnya. Dalam pencampuran dengan serat sintetis seperti polyester, viscose meningkatkan daya serap kelembaban dan kenyamanan. Jika digabung dengan kapas, viscose menambah drape yang lebih baik dan warna yang lebih cemerlang. Penggabungan dengan linen, viscose meningkatkan kelembutan yang sangat diperlukan dan kedalaman warna. Karena serat viscose adalah buatan manusia maka hasil akhir dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan kinerjanya dalam berbagai macam penggabungan serat.
Bahan kain ini biasa digunakan T-shirt, Jaket dan Sweater.
Fleece CVC/ Flece Cotton
Fleece sendiri memiliki arti “bulu”. Fleece merupakan kain rajutan yang terlihat tebal (dibandingkan dengan cotton combad, carded, dan TC) dan berbulu pada bagian dalamnya. Sifat bahan ini adalah empuk, halus dan hangat.
Bahan Kain ini biasanya cocok digunakan untuk Sweater, jaket kapucong (jaket hoodie).
French Terry / Baby Terry
Bahan ini hampir mirip dengan bahan fleece, hanya saja pada bagian belakangnya tidak berbulu.
Polar Fleece/Micro Polar
Bahan kain ini biasanya cocok digunakan untuk Sweater/jaket untuk naik gunung. American Drill/Japan Drill
Drill
permukaan kain Drill berserat garis-garis miring / ngedrill.
Berdasarkan besar kecilnya serat secara umum dibagi 3 jenis :
1 > twill drill (serat kecil),
2 > american drill (serat sedang),
3 > japan drill (serat besar).
Ada satu jenis serat yang lebih besar lagi biasa dikenal dengan jenis Raphael karena biasanya dipakai oleh produk fashion merk tersebut.
Kualitas/harga kain drill menyesuaikan dengan bahan dasarnya, semakin banyak kadar cottonnya maka harganya semakin mahal. Biasanya jenis Japan Drill mempunyai komposisi bahan cotton lebih banyak dan lebih sedikit polyester, sehingga lebih comfort di pakai.
permukaan kain Drill berserat garis-garis miring / ngedrill.
Berdasarkan besar kecilnya serat secara umum dibagi 3 jenis :
1 > twill drill (serat kecil),
2 > american drill (serat sedang),
3 > japan drill (serat besar).
Ada satu jenis serat yang lebih besar lagi biasa dikenal dengan jenis Raphael karena biasanya dipakai oleh produk fashion merk tersebut.
Kualitas/harga kain drill menyesuaikan dengan bahan dasarnya, semakin banyak kadar cottonnya maka harganya semakin mahal. Biasanya jenis Japan Drill mempunyai komposisi bahan cotton lebih banyak dan lebih sedikit polyester, sehingga lebih comfort di pakai.
Oxford
Bahan Oxford adalah bahan yang teksturnya rata, tidak seperti drill. Jalinan benang-benang pintalan kain semacam jalinan titik-titik seperti pixel dalam resolusi gambar. Secara umum lebih tipis dari kain drill. Merk nya bermacam-macam misalnya Sari Warna, Japan Tropical. Semakin banyak komposisi bahan cottonnya seperti pada Japan Tropical, maka semakin comfort dipakai.
No comments:
Post a Comment